Kembali ke Semua Berita
Detail Berita 9 Agustus 2026

Perdana Digelar, Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Kenalkan Batik Tulis di Banaresep Timur

JAIWAN ZAKARIYA Informasi KKN Universitas Wiraraja
Perdana Digelar, Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Kenalkan Batik Tulis di Banaresep Timur
9 Agustus 2026 JAIWAN ZAKARIYA

Perdana Digelar, Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Kenalkan Batik Tulis di Banaresep Timur

Banaresep Timur, Sumenep – Untuk pertama kalinya, pelatihan pembuatan
batik tulis diadakan di Desa Banaresep Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten
Sumenep. Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Universitas Wiraraja Madura Kelompok 14 pada Minggu, 9 Agustus 2026,
tersebut menjadi langkah awal dalam memperkenalkan keterampilan membatik
sekaligus menggali potensi ekonomi berbasis budaya lokal di tengah
desa.
Bertempat di Balai Desa Banaresep Timur, pelatihan diikuti oleh sekitar 20
peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan tokoh masyarakat. Kegiatan
menghadirkan Bapak Rasidi sebagai pemateri yang memberikan pengetahuan
sekaligus pendampingan melakukan praktik pembuatan batik tulis menggunakan canting dan
malam atau lilin batik.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada proses dasar membatik,
mulai dari mengenal alat dan bahan hingga praktik menggunakan canting untuk
menghasilkan motif pada kain. Motif yang dipilih berupa tumbuhan dan bunga,
sehingga peserta dapat menyalurkan kreativitas mereka melalui bentuk-bentuk
yang dekat dengan kehidupan dan lingkungan sekitar.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 14, Jaiwan Zakariya, menyampaikan
bahwa pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada
masyarakat sekaligus membuka pengalaman baru bagi warga Desa Banaresep
Timur. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi
masyarakat dan ke depannya keterampilan membatik ini bisa terus
dikembangkan di Desa Banaresep Timur.”
Kegiatan tersebut mendapat perhatian positif dari masyarakat. Bagi sebagian
peserta, pelatihan ini menjadi pengalaman baru dalam mengenal dan
menanamkan pembuatan batik tulis secara langsung. Meskipun beberapa
peserta telah mampu mengikuti tahapan dasar membatik, keterampilan tersebut
masih perlu diasah melalui pelatihan secara berkelanjutan agar masyarakat
semakin mahir dan mampu menghasilkan karya yang lebih baik.
Pelatihan batik tulis ini juga memiliki nilai strategis karena menjadi kegiatan
pertama yang memperkenalkan keterampilan membatik secara langsung di Desa
Banaresep Timur. Kehadirannya tidak hanya menjadi sarana belajar keterampilan
baru, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan batik sebagai potensi
ekonomi yang berangkat dari kreativitas dan masyarakat budaya setempat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 14, Rizal Sapta Dwi Harjo,
S.Kom., M.Kom., bersama Kepala Desa Banaresep Timur, Bapak Sukirno, serta
mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Dukungan dari berbagai pihak menjadi
bagian penting dalam terlaksananya pelatihan yang melibatkan masyarakat secara
langsung.
Mahasiswa KKN Kelompok 14 berharap kegiatan ini tidak berhenti pada
pelatihan pertama. Ke depan, pelatihan lanjutan diharapkan dapat dilaksanakan
agar ibu-ibu PKK dan masyarakat yang mengikuti kegiatan semakin terampil
dalam membuat batik, sekaligus membuka kemungkinan pengembangan batik
sebagai salah satu potensi produk unggulan Desa Banaresep Timur.
Dengan dimulainya pelatihan batik tulis ini, sebuah langkah kecil telah dimulai di
Banaresep Timur: dari sebuah canting, kain lembaran, dan kreativitas masyarakat,
menuju peluang untuk melahirkan karya yang bernilai budaya sekaligus ekonomi.