Cover Berita
  • Asmuni
  • 13 Januari 2026

KKN Unija Luncurkan SIDARA untuk Perkuat Layanan Digital Desa

Transformasi digital di tingkat desa mulai menemukan bentuk nyatanya.

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 16 Universitas Wiraraja (UNIJA) merealisasikan inovasi bertajuk Sistem Informasi Desa Soddara (SIDARA), sebuah platform digital berbasis website yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas administrasi, sekaligus mendorong keterbukaan informasi di Desa Soddara.

SIDARA hadir sebagai pusat data dan layanan digital desa yang terintegrasi.

Platform tersebut memuat berbagai fitur strategis, mulai dari profil dan informasi desa, pemetaan potensi dan destinasi lokal, publikasi kegiatan pemerintahan desa, hingga layanan administrasi berbasis digital yang memudahkan masyarakat mengakses pelayanan secara cepat dan efisien.

Tak hanya itu, keberadaan SIDARA juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat melalui penyediaan informasi desa yang terstruktur, akurat, dan mudah dijangkau kapan saja.

Peluncuran sistem tersebut disambut antusias oleh Kepala Desa Soddara beserta jajaran perangkat desa.

Respons positif itu terlihat dari keterlibatan aktif perangkat dalam proses pengenalan dan penggunaan sistem, yang dinilai selaras dengan kebutuhan desa di tengah tuntutan era digital.

Koordinator Desa (Kordes) KKN 16 Unija, Kholili, menegaskan bahwa SIDARA merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa yang berbasis solusi teknologi.

“SIDARA tidak kami rancang sekadar sebagai media informasi, tetapi sebagai sistem pelayanan desa yang berorientasi jangka panjang. Harapannya, dapat terus digunakan dan dikembangkan oleh pemerintah desa untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif dan transparan,” ujarnya Selasa, (13/1/26).

Hal senada disampaikan perancang sekaligus pengembang website SIDARA, M. Risal Nur Farizy. Menurutnya, sistem ini dibangun dengan pendekatan yang ramah pengguna (user-friendly) dan berkelanjutan.

“Struktur SIDARA dibuat sederhana, mudah dikelola, dan fleksibel untuk dikembangkan sesuai kebutuhan desa. Fokus kami bukan hanya menghadirkan informasi, tetapi menciptakan sistem yang benar-benar fungsional bagi pelayanan administrasi digital,” jelasnya.

Kepala Desa Soddara, Suhanto, memberikan apresiasi penuh atas inovasi digital yang digagas mahasiswa KKN tersebut.

Ia menilai SIDARA sebagai langkah strategis dalam memperkuat transparansi pemerintahan desa sekaligus memperluas publikasi potensi lokal.

“Ini terobosan penting. SIDARA membantu kami memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan mengenalkan potensi desa secara lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Soddara, Samsul Arifin, menilai kehadiran SIDARA sangat membantu kinerja aparatur desa, khususnya dalam pengelolaan data dan percepatan layanan administrasi.

“Sistem ini sangat relevan dengan kebutuhan desa saat ini. Harapannya bisa dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan demi pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Melalui inovasi SIDARA, Tim KKN 16 Universitas Wiraraja berharap Desa Soddara memiliki fondasi sistem informasi digital yang adaptif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi pijakan kuat dalam mempercepat digitalisasi desa serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat

Kembali