Cover Berita
  • Asmuni
  • 7 Januari 2026

KKN Wiraraja Buka Jalan Industri Atsiri, UMKM Soddara Didorong Naik Kelas

Potensi rempah lokal di Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai digarap lebih serius.

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 16 Universitas Wiraraja menghadirkan program Aksi Rempah Olahan Minyak Atsiri (AROMA) yang menyasar penguatan UMKM berbasis sumber daya alam desa.

Kegiatan yang digelar di UMKM Lentera Group itu, berfokus pada pengolahan rempah menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi.

Program tersebut dirancang sebagai langkah konkret mendorong kemandirian pelaku usaha desa melalui inovasi produk turunan rempah.

Antusiasme peserta tampak sejak awal kegiatan. Kepala Desa Soddara bersama perangkat desa, pelaku UMKM, dan masyarakat terlibat aktif dalam sesi pemaparan materi hingga diskusi seputar manfaat, teknik pengolahan, dan prospek pasar minyak atsiri.

Respons positif tersebut menjadi penanda bahwa program AROMA dinilai relevan dengan kebutuhan desa.

Koordinator Desa (Kordes) KKN 16 Universitas Wiraraja, Kholili, menegaskan bahwa AROMA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan.

“Kami ingin menghadirkan program yang bisa langsung diterapkan. Pengolahan minyak atsiri ini diharapkan menjadi peluang usaha baru yang mampu meningkatkan nilai ekonomi rempah lokal dan memperkuat UMKM Desa Soddara,” ujar, Kholili, terhadap SuaraFaktual.id, Rabu (7/1/26).

Kepala Desa Soddara, Suhanto, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan desa.

Menurutnya, AROMA membuka peluang pengembangan UMKM yang lebih mandiri dengan memanfaatkan potensi alam yang selama ini belum tergarap optimal.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Soddara, Samsul Arifin, yang akrab disapa Encung.

Ia menilai program AROMA sebagai contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun desa.

“Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi pelaku UMKM. Ke depan, potensi kerja sama pengembangan produk berbasis rempah sangat terbuka, khususnya dengan UMKM Lentera Group,” katanya.

Melalui program AROMA, Tim KKN 16 Universitas Wiraraja berharap dapat meninggalkan dampak jangka panjang, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal, penguatan UMKM desa, hingga terciptanya sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Link berita: https://suarafaktual.id/kkn-wiraraja-buka-jalan-industri-atsiri-umkm-soddara-didorong-naik-kelas/

Kembali